8 Cara Praktis Menghemat RAM Android (Tanpa Root) Agar Kinerja Tetap Lancar

Permasalahan smartphone Android kalau kita bedah satu per satu sepertinya tidak ada habisnya. Pasalnya, banyak sekali masalah yang sering kita jumpai.

Misalnya saja masalah pada memori RAM (Random Access Memory) yang kerap melewati batas kewajaran. Bahkan, memori RAM terkadang masih boros meskipun aplikasi atau game yang diinstall sangatlah sedikit.

Padahal, memori RAM ini sangatlah berpengaruh terhadap performa sebuah smartphone. Kalau memorinya saja sudah penuh, maka kinerjanya akan terganggu bahkan bisa menyebabkan lemot.

Untuk itu, silahkan simak beberapa cara menghemat RAM smartphone Android berikut ini.

PS : Cara yang akan saya bahas tanpa root ya, jadi lebih mudah untuk dipraktikkan.

1. Cek Aplikasi yang Berjalan di Balik Layar


Menghemat RAM Android sebenarnya mudah, asalkan kita tahu caranya. Langkah awal untuk mengatasi hal ini yaitu dengan memeriksa aplikasi apa saja yang berjalan di belakang layar. Bisa saja, aplikasi tersebut sudah menguras banyak space RAM smartphonemu sehingga performa menjadi tidak lancar.

Caranya, intip di sini:
  • Buka ke “Pengaturan / Setelan / Settings”.
  • Setelah itu, pilih “Battery & Storage”.
  • Akan muncul banyak opsi, pilih saja “Memory”.
Di sini, kamu bisa melihat program apa saja yang berjalan di smartphone. Silahkan matikan program tersebut sesuai kebutuhan dengan memilih opsi “Stop”. Hal ini setidaknya sudah memangkas penggunaan memori RAM yang tidak perlu.
Temukan aplikasi yang lebih berfaedah di sini : √33 Aplikasi Terbaik untuk Mempercepat Performa Android, Sudah Coba?

2. Sisakan Memori Bebas Sebesar Minimal 30%


Supaya smartphone tidak ngelag, lemot atau ngehang, coba sediakan space RAM minimal 30%. Cara ini bisa memberikan space yang lebih lega untuk kebutuhan RAM.

Perhitungannya seperti ini:
  • RAM 1 GB : 30% x 1000 = 250 - 300 MB
  • RAM 2 GB : 30% x 2000 = ± 600 MB
  • RAM 3 GB : 30% x 3000 = ± 900 MB
  • RAM 4 GB : 30% x 4000 = ± 1,2 GB
  • RAM 6 GB : 30% x 6000 = ± 1,8 GB
Perhitungan di atas hanya gambaran umumnya saja ya, jangan mematok persis. Silahkan dieksplorasi sendiri untuk menemukan patokan standarnya.

Makin besar space RAM yang dimiliki, makin besar pula ruang kosongnya. Jadi, kalau yang RAM-nya besar sebenarnya tidak perlu khawatir.

3. Jangan Gunakan Animasi atau Transisi


Dengan adanya fitur ini, smartphone jadi terlihat lebih menarik.

Namun, banyak smartphone yang kurang cocok sehingga dalam penggunaannya memakan banyak memori.

Kamu bisa mematikan widget animasi dengan langkah-langkahsebagai berikut:
  • Masuk ke Setelan / Settings / Pengaturan.
  • Pilih opsi “Developer atau Pengembang”.
Pada smartphone kebanyakan, umumnya akan ada 3 opsi yakni  Transition animation scale, Animator duration scale dan Window animation scale. Kalau bisa, matikan semuanya saja. Toh tidak penting-penting amat.

Melakukan hal ini tentu sudah bisa menghemat RAM smartphone Android yang kamu miliki.

4. Jangan Gunakan Widget atau Live Wallpapers Terlalu Banyak


Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, begitu juga dalam penggunaan smartphone. Kalau kita terlalu banyak menggunakan widget atau live wallpapers, maka kinerja RAM akan semakin berat.

Meski kelihatannya indah, justru dua hal inilah yang menjadi salah satu penyebab RAM Android boros meskipun aplikasi yang diinstall sedikit. Selain itu, baterai juga akan cepat habis dari biasanya.

Akan jauh lebih baik bila widget dan live wallpapers-nya kita hapus. Kalau memang ‘sangat ingin’ menggunakannya, cobalah untu memilih wallpaper standar atau widget yang sederhana.

Tindakan ini sudah pasti akan membuat memori RAM menjadi lebih longgar, tidak penuh oleh hal-hal yang kurang begitu penting.

5. Matikan / Istirahatkan Smartphone Secara Kontinyu


Berbeda dengan komputer, semua perangkat mobile memang didesain khusus untuk waktu yang sebentar. Tidak bisa berlama-lama atau non-stop.

Smartphone juga begitu, harus istirahat terlebih dahulu untuk mengantisipasi berbagai hal seperti overheat, hang atau memori RAM yang penuh secara tiba-tiba.

Jika smartphone mulai panas atau baterai sudah habis, lebih baik smartphonemu dimatikan terlebih dulu. Tunggu hingga 5-10 menit baru bisa kamu gunakan lagi.

6. Gunakan Aplikasi Sosial Media yang Penting Saja


Kita mungkin punya banyak sosial media, tapi jangan masukkan semua aplikasi sosmed dalam smartphone. Itu benar-benar membuat smartphone tersiksa bung!

Install saja aplikasi yang hanya bisa diinstall melalui playstore seperti Instagram dan WhatsApp. Untuk sosmed yang lain seperti Facebook dan Twitter, akses saja melalui web browser.

Ini akan menghemat kebutuhan memori RAM smartphone yang kamu gunakan. Saran saya, coba pakai browser yang ringan seperti Google Chrome, Opera Mini atau UC Browser Mini.

7. Pilih Launcher yang Ringan


Tampilan bawaan smartphone mungkin terkesan membosankan. Karenanya, kita membutuhkan tema atau launcher Android agar tampilannya lebih menarik.

Kamu bisa memilih launcher yang menarik, stylish dan ringan seperti Smart Launcher, Microsoft Launcher, Mi Launcher atau NOX Launcher. Silahkan sesuaikan dengan selera dan spesifikasi smartphone kesayanganmu.

Dengan menggunakan launcher Android yang terbaik, berbagai fitur yang ada pada smartphone juga bisa digunakan se-optimal mungkin.

8. Install Aplikasi untuk Memaksimalkan RAM Android


Untuk menghemat dan memaksimalkan kinerja RAM, kamu juga bisa menginstall beberapa aplikasi berikut ini:
  • Clean Master : Aplikasi pembersih Android favorit saya, karena mudah dan ringan. Dengan aplikasi ini, kita bisa menghapus cache, log, history dan file sampah lainnya dengan sangat praktis.
  • Greenify : Aplikasi untuk memberhentikan program berjalan secara paksa, bisa digunakan untuk HP Android root maupun yang belum root.
  • Seeder : Aplikasi untuk mengurangi lag pada smartphone sehingga performanya bisa lebih lancar.

Mungkin itu saja untuk pembahasan kali ini. Saya harap, artikel ini bisa membantumu dalam mangatasi memori RAM Android yang penuh. Kalau belum mengatasi permasalahan, silahkan baca cara mengatasi Android lemot yang sudah kami bahas sebelumnya.

Selamat mencoba dan semoga berhasil bro!

Kalau ada yang mau menambahkan, masih ada yang bingung dan ingin diskusi terkait permasalahan RAM, silahkan sampaikan uneg-unegnya di kolom komentar ya.
Open Comments