25± Cara Mengatasi Smartphone Android Lemot Agar Lebih Cepat & Ringan

Namanya juga smartphone, pasti ada saja masalah yang datang silih berganti.

Salah satu problematika yang sering dialami pengguna yaitu smartphone Androidnya lemot, lambat, ngelag dan hang.

Siapa sih yang nggak FRUSTASI dan KESAL saat smartphonenya lemot? Saya rasa, sangat sedikit orang yang tetap legowo dan sabar menghadapi permasalahan ini.

Mau melakukan ini dan itu semuanya serba susah, aktivitas juga terhambat.

Apa sih yang menyebabkan smartphone Android lemot?

Sekiranya, beberapa hal inilah yang mungkin menjadi pemicu Android kita menjadi lemot:
  • Terlalu banyak aplikasi yang tidak penting.
  • Aplikasi yang berjalan di belakang layar terlalu menguras memori.
  • Cache, log, history dan file sampah yang menumpuk (tidak dibersihkan).
  • Spesifikasi smartphone minim namun diisi banyak program.
  • Selengkapnya, kamu bisa membaca berbagai penyebab smartphone lemot lainnya yang sudah saya bahas dengan lebih detail.
Untuk meningkatkan dan mempercepat performa HP Android, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Cara paling simpel, misalnya dengan menghapus aplikasi tidak penting, menghapus file atau cache dan mematikan aplikasi yang berjalan di belakang layar.
Selain itu, kita juga bisa memilih mau mengatasi smartphone Android yang lemot dengan aplikasi root atau tanpa root. Keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi perlu pertimbangan terlebih dahulu.

Namun saran saya, gunakanlah cara yang tanpa root saja karena lebih mudah dilakukan dan tidak perlu repot-repot untuk merubah sistem pabrikan. Tapi tenang saja, kalau smartphonemu sudah diroot saya juga akan sedikit mengulasnya pada artikel ini.

Beberapa cara ini mungkin bisa dipraktikkan untuk berbagai merk smartphone seperti Samsung, Acer, Vivo, Himax, Andromax, Blackberry, LG, Advan, Oppo, Coolpad, Evercoss, Lenovo, Mito, Xiaomi, Huawei, Sony, Nokia, HTC, Asus, Xiaomi, Meizu, Google, Lenovo dan brand-brand lainnya.

Intinya sama saja sih, tinggal AMATI, TIRU dan SESUAIKAN dengan smartphone teman-teman.

Penasaran?

Yuk simak beberapa cara mengatasi smartphone Android lemot berikut ini...

Cara Mengatasi Smartphone Android Lemot Agar Lebih Cepat dan Ringan


A. Mengatasi Smartphone Lemot Tanpa Aplikasi


Mengatasi Android lemot tanpa aplikasi merupakan cara yang termudah untuk dilakukan. Kamu cukup mengatur dan menghapus hal-hal yang tidak penting saja. Se-simpel itu!

Sekiranya, ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

1. Hapus Aplikasi yang Kurang Penting dan Tidak digunakan


Secara default, sebuah smartphone biasanya memiliki beberapa aplikasi bawaan yang terkadang tidak begitu berguna.

Kita jarang sekali menggunakan aplikasi tersebut karena ‘mungkin’ sudah tergantikan dengan aplikasi yang lebih mutakhir.

Bahkan pada aplikasi tertentu, kita tidak tahu apa kegunaannya untuk apa.

Selain karena jarang digunakan, aplikasi semacam ini tentu akan menambah beban saja.

Maka dari itu, alangkah lebih baik jika kita menghapusnya.

Caranya? Gampang...
  • Pertama, buka menu “Setelan / Pengaturan / Settings”.
  • Setelah itu, cari menu “Apps Manager” untuk mengelola aplikasimu.
  • Tentukan aplikasi yang ingin dihapus, lalu pilih tombol "Hapus atau Uninstall".
  • Saran saya, hapus semua aplikasi yang tidak penting dan tidak digunakan.
  • Selesai.
  • Coba juga untuk meminimalisir aplikasi yang tidak penting sebelum kamu install. Harus tahu dulu, apakah aplikasinya penting atau tidak.
Kalau saya sendiri, semisal ada yang tidak penting langsung uninstall. Bikin penuh soalnya, risih juga sih.
DAFTAR ISI

2. Jangan Install Battery Optimizier atau Anti Virus


Percayalah, menginstall battery optimizier hanya akan memperlambat kinerja smartphone yang kamu miliki.

Sebagian dari aplikasi ini benar-benar sampah. Fitur-fiturnya mungkin bisa membersihkan smartphone dari cache atau menghapus aplikasi, namun nyatanya malah kerap membawa iklan yang meresahkan bahkan malware.

Kalau kamu melihat aktivitas pelambatan dan program butuh waktu lama untuk loading, sebaiknya hapus saja aplikasinya.

Untuk anti virus, saya sendiri belum tahu pasti seberapa besar dampaknya untuk smartphone. Namun saya rasa, menggunakan antivirus pada smartphone hanya akan membuat kinerja semakin melambat. Hal inilah yang membuat saya enggan untuk install anti virus di smartphone saya.
DAFTAR ISI

3. Pilih Aplikasi Sosial Media Seminimal Mungkin


Saya ulangi lagi mungkin ya, install aplikasi yang penting saja. Jangan berlebih. Begitu juga dengan aplikasi sosial media, jangan banyak-banyak installnya.

Kalau BBM, Line, Facebook, Instagram, WhatsApp, Telegram, Twitter dan yang lainnya diinstall, maka smartphonemu akan banyak notifikasi. Aplikasi chatting dan sosial media ini juga sangat aktif dan berjalan di belakang layar sehingga smartphone jadi panas dan lemot.

Kalau bisa, misalnya kamu install Instagram atau WhatsApp saja sedangkan Twitter dan Facebook bisa diakses lewat browser. Simpel kan?
DAFTAR ISI

4. Nonaktifkan atau Disable Aplikasi yang Tidak Bisa dihapus


Setelah mencoba untuk menghapus, terkadang ada beberapa aplikasi yang ‘membandel’ karena nyatanya tidak bisa dihapus.

Contoh aplikasinya yaitu layanan Google Plus, Galaxy App, Google Drive, Youtube, browser default, dan sebagainya.

Untuk mengatasi hal ini sebenarnya mudah, kita cukup nonaktifkan saja aplikasinya. Ini caranya:
  • Buka menu “Pengaturan” atau “Setelan”.
  • Cari dan Buka menu “Pengelola Aplikasi”.
  • Tentukan aplikasi yang ingin dinonaktifkan / disable lalu pilih "Nonaktifkan / Disable" pada opsi yang sudah ada.
  • Selesai.
Kalau memang ada banyak aplikasi tidak penting, nonaktifkan saja semuanya. Hal ini akan membuat kinerja smartphone menjadi lebih cepat dan ngebut.
DAFTAR ISI

5. Auto Kill Aplikasi


Kalau kita sering menggunakan Android untuk multitasking, biasanya akan banyak aplikasi aktif di Recent Apps. Akibatnya, aplikasi tersebut membebani RAM dan akhirnya Android jadi lemot.

Untuk mengantisipasi hal ini, kamu bisa gunakan fungsi Auto Kill sehingga akan mematikan berbagai aplikasi dengan lebih mudah.
DAFTAR ISI

6. Bersihkan Cache Data


Perlu kamu tahu, cache itu sebenarnya salah satu biang smartphone menjadi lemot. Kalau kita membersihkan cache dengan benar, biasanya performa smartphone akan meningkat hingga sekian persen.

Kamu bisa membersihkan cache data dengan langkah-langkah seperti berikut ini:
  • Buka menu “Settings”.
  • Cari dan Buka menu “Storage”.
  • Pilih “Internal Storage”.
  • Ketuk “Cached Data” lalu pilih “Hapus”.
  • Tunggu hingga proses pembersihan selesai.
Gampang kan?
DAFTAR ISI

7. Bersihkan Cache Partition


Apa bedanya dengan cache data? Kalau cache data berhubungan dengan aplikasi yang sudah digunakan, cache partition ini berhubungan dengan proses yang dijalankan oleh sistem.

Makin lama, cache partition ini juga bisa menumpuk di latar belakang sehingga akan memperlambat performa Android. Cara mengatasinya dengan masuk ke Recovery mode lalu pilih Wipe Cache Partition.
DAFTAR ISI

8. Gunakan Versi Sistem Operasi yang Cocok


Jangan sekali-kali upgrade OS Android kalau spesifikasi smartphonemu sendiri tidak memadai. Kalau dipaksa, maka smartphone akan menjadi lemot bahkan ngehang. RAM 1GB misalnya, mungkin saja sudah ngelag saat diinstall OS Nougat atau Oreo.

Jadi, gunakan saja OS default atau upgrade OS maksimal 1 level di atasnya.
DAFTAR ISI

9. Selalu Update Software


Kalau ada notifikasi update software, kalau bisa secepatnya update saja. Tujuannya agar berbagai masalah/bug software pada versi sebelumnya bisa teratasi dan tegantikan dengan yang baru.

Pada beberapa kasus, mungkin setelah update malah menjadi tambah buruk. Namun tenang saja, developer tentu akan memperbaiki sistem software secepatnya.

Saran saya, sering-seringlah membuka menu Setting > About > System Update lalu Check for Updates. Cek juga aplikasi yang perlu diperbarui pada menu My Apps & Games di Playstore.

Jika kamu ingin mencegah Google menyinkronkan smartphonemu, coba untuk mematikan sinkronisasi otomatis dan pembaruan otomatis di Google Play. Silahkan kunjungi Pengaturan> Perbarui aplikasi secara otomatis> Pilih Perbarui aplikasi secara otomatis hanya melalui WiFi.

Intinya : Makin cepat update, makin baik...
DAFTAR ISI

10. Atur Personalisasi Secukupnya


Kalau kamu suka desain atau interface smartphone yang rame, sebaiknya urungkan niat itu.

Tindakan yang kamu lakukan mungkin malah membuat smartphone menjadi lemot.

Jangan terlalu banyak widget, wallpaper live (ikan ngambang, gelembung), dan pilihlah launcher yang ringan.
DAFTAR ISI

11. Pilih Launcher yang Ringan


Untuk launcher yang ringan, saya biasanya menggunakan Microsoft Launcher, Mi Launcher atau NOX Launcher.

Launcher rekomendasi lainnya ada Smart Launcher, Hola launcher dan APUS Launcher.
DAFTAR ISI

12. Gunakan Aplikasi Berbayar


Ini opsional saja ya, bisa dipraktikkan bisa juga tidak. Logikanya, yang namanya aplikasi berbayar tentu memiliki keunggulan tersendiri dibanding yang gratisan. Kalau yang gratisan mungkin ada iklannya, sedangkan yang berbayar jadi tidak ada.

Makin sedikit iklan yang muncul, makin enteng pula kinerja smartphonenya.
DAFTAR ISI

13. Hapus File Tidak Penting atau Pindahkan ke Tempat Lain


Salah satu penyebab smartphone Android menjadi lemot yang sering dialami pengguna yaitu penyimpanan internalnya penuh.

Cobalah hapus file dan data-data penting yang kamu simpan di penyimpanan internal. Kalau kamu masih membutuhkannya, pindahkan saja ke kartu memori atau ke laptop/komputer. Jauh lebih baik lagi jika kamu menyimpannya di cloud storage seperti Google Drive atau Dropbox agar lebih aman.

Selain itu, hal ini juga akan membuat penyimpanan internal menjadi lebih lega dari sebelumnya.
DAFTAR ISI

14. Optimalkan Kinerja RAM


Sama seperti sebuah komputer, RAM di smartphone Android juga memiliki peranan penting untuk memengarui kinerja sebuah smartphone.

Semakin gahar spesifikasi RAM, semakin mulus pula performa smartphonenya.

Namun, kalau smartphonemu kapasitasnya kecil, sebaiknya nonaktifkan saja program-program yang memakan banyak memori.

Jika memang tidak digunakan, lebih baik dihapus saja. Berikut cara simpelnya:
  • Mulanya, silahkan buka menu “Settings”.
  • Kalau smartphonemu masih menggunakan Android Kitkat (4.1.1) ke bawah, pilih “Apps” lalu “Running”.
  • Sedangkan untuk Android Lollipop (5.0.1) ke atas, pilih saja “Smart Manager” kemudian ketuk “RAM”.
  • Dari situ, kamu bisa mematikan berbagai aplikasi yang kurang penting atau yang sekiranya membuat beban terhadap memori.
  • Selesai.
DAFTAR ISI

15. Matikan Bluetooth Jika Tidak digunakan


Perbedaannya mungkin tidak banyak, namun untuk setiap bantuan kecil, dan untuk hal-hal yang tidak akan Anda gunakan sepanjang waktu, seperti Bluetooth, cukup logis juga untuk menonaktifkannya saat tidak digunakan.

Dalam hal ini, kita juga disarankan untuk tetap mengaktifkan layanan lokasi karena rata-rata aplikasi memerlukan informasi lokasi untuk digunakan.
DAFTAR ISI

16. Matikan Fitur Auto-Sync


Kita sering menambahkan daftar akun yang berbeda ke perangkat Android agar secara otomatis bisa melakukan sinkronisasi di latar belakang untuk menarik data baru dan memberi pembaruan.

Semua sinkronisasi ini mempunyai efek terhadap kinerja, belum lagi daya tahan baterai.

Untuk itu, mematikan fitur ini bisa kamu pertimbangkan baik-baik. Sayangnya, jika mematikan Auto-sync maka kamu harus membuka manual aplikasi seperti calender dan e-mail.
DAFTAR ISI

17. Jangan Menumpuk SMS


Meski tidak terlalu berpengaruh, namun kalau SMS yang masuk sudah banyak mungkin kinerja smartphone akan melambat.
DAFTAR ISI

18. Restart Smartphone


Ini merupakan cara termudah yang bisa kamu lakukan. Dengan restart, kinerja smartphone biasanya akan kembali normal.
DAFTAR ISI

B. Mengatasi Android Lemot dengan Aplikasi agar Cepat


Seperti yang sudah saya janjikan, saya akan membahas cara mengatasi android lemot dengan aplikasi, baik itu untuk Android yang membutuhkan akses root maupun Android yang sudah dalam keadaan root. Cekidot...!
DAFTAR ISI

19. Menggunakan Aplikasi Mempercepat Performa Android Tanpa Root


Kita bisa menemukan berbagai aplikasi untuk mempercepat kinerja smartphone dengan sangat mudah. Namun, kali ini saya akan membahas yang saya favoritkan saja, yaitu Clean Master.

Selain karena ringan, aplikasi ini juga cukup mudah digunakan. Tinggal klik-klik saja, beres.

Langkah 1 : Unduh dan Install Clean Master dari Playstore, lalu jalankan aplikasinya. Kalau ingin yang lebih ringan, pilih saja yang versi Lite.

Langkah 2: Berikutnya, ketuk "Pindai / Bersihkan Sampah". Di sini, tunggu saja beberapa menit hingga proses selesai. Jika sudah, ketuk “Next atau Berikutnya”.

Langkah 3: Atur beberapa konfigurasi sebelum melanjutkan penggunaan aplikasi Clean Master. Tap  tombol "Dimengerti > Clean Master Lite", kemudian pilih "Aktifkan".

Langkah  4: Kalau masih ada notifikasi, atur saja beberapa konfigurasi yang diperlukan. Ketuk tombol "Dimengerti > Clean Master Lite > Aktifkan Izinkan Pelacakan Penggunaan".

Langkah 5: Jika semua konfigurasi sudah kamu atur, aplikasi Clean Master akan melakukan penghapusan cache, hostory, log dan file tidak penting lainnya. Bahkan, Clean Master ini bisa menonaktifkan secara paksa aplikasi yang mengonsumsi banyak memori.

Langkah 6 : Tunggulah proses hingga selesai. Kalau masih belum puas, kamu bisa ulangi lagi langkah-langkahya. Dengan begitu, file sampah akan benar-benar terhapus dengan lebih optimal.
DAFTAR ISI

20. Mempercepat Kinerja Android dengan Aplikasi Root


Beberapa aplikasi ini bisa meningkatkan kecepatan dan performa HP Android setelah diroot.

Sekadar informasi, HP Android yang sudah diroot ternyata bisa memberi akses penuh hingga ke bagian dasar OS sehingga sistemnya lebih mudah untuk dimodifikasi.

Ini beberapa aplikasi mempercepat Android yang sudah diroot:
  • Aplikasi Link2SD : Aplikasi ini dapat memindahkan atau menduplikasi sistem ke dalam sebuah SD Card (kartu memori). Cara kerja Link2SD juga bisa meningkatkan kinerja sebuah smartphone dengan lebih mudah.
  • Aplikasi Greenify : Aplikasi ini mempunyai fitur untuk menonaktifkan program yang sedang berjalan di belakang layar dengan optimal. Kamu bisa menggunakan Greenify tanpa harus melakukan root terlebih dahulu, namun fiturnya belum terlalu lengkap. Sebaliknya, kalau smartphonemu sudah diroot, maka ada beberapa fitur menarik yang ditambahkan oleh aplikasi ini.
  • Aplikasi Apps2SD Multifungsi : Aplikasi ini dibuat untuk smartphone yang sudah diroot. Dengan menggunakan Apps2SD, kita bisa mendapatkan fungsi yang komplit seperti partisi SD card, link aplikasi ke SD card, backup aplikasi dan lain sebagianya. Kalau smartphonenya belum diroot juga sebenarnya bisa, fitur yang ditawarkan mirip seperti Clean Master.
Sebenarnya, masih banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk mengatasi Android yang lemot.

Kalau kurang puas, silahkan baca : Daftar Aplikasi Terbaik untuk Mempercepat Kinerja Android yang sudah kami bahas beberapa waktu yang lalu.
DAFTAR ISI

C. Cara Agar Android Tidak Lemot Saat Internetan dan Main Game


21. Tips Mengatasi Android Lemot Saat Internetan


Cara mengatasi HP Android lemot saat internetan sebenarnya sama seperti yang sudah disebutkan di atas. Ini tips singkat agar HP Android tidak lemot saat internetan:
  • Gunakan browser yang benar-benar ringan di smartphonemu.
  • Saat browsing, jangan buka banyak aplikasi secara bersamaan.
  • Jangan membuka banyak tab dalam browser, maksimal 5 saja.
  • Hapus cache, log dan history browsing secara manual atau dengan aplikasi seperti Clean Master.
DAFTAR ISI

22. Mengatasi HP Android Lemot Saat Main Game


Smartphone yang digunakan saat main game biasanya memiliki risiko lemot yang lebih tinggi. Pasalnya, sistem akan bekerja lebih keras dari biasanya untuk merender dan menjalankan sebuah game.

Untuk itu, lakukan beberapa cara berikut agar smartphone Android tidak lemot saat main game:
  • Sesuaikan antara spesifikasi smartphone dan kebutuhan personal game yang ingin diinstall. Kalau salah perkiraan, smartphonemu akhirnya malah jadi ngelag dan lemot.
  • Hentikan semua program yang berjalan terlebih dahulu sebelum bermain game supaya baterai awet dan performa lebih kencang.
  • Kalau main game online, pastikan jaringan internetnya bagus. Terkadang, jaringan yang buruk juga bisa membuat game ngelag.
  • Install game dari Playstore dan jangan di tempat lain agar terhindar dari malware, iklan berbahaya dan sebagainya. Kadang game yang MOD itu bikin smartphone lemot, jadi hati-hati saja saat ingin memasangnya.
DAFTAR ISI

D. Memperbaiki Smartphone Android Lemot Tingkat Lanjutan


Mungkin, beberapa cara di atas belum bisa mengatasi permasalahan. Sekarang, mari kita lanjut ke solusi yang sekiranya lebih advance.

Tingkat errornya mungkin sudah melebih prediksi kita, bukan sekadar lemot lagi tapi kondisinya mungkin sudah sangat menyedihkan. Kalau masalahnya menjadi serba susah dan seperti sudah tidak layak pakai, kamu bisa mencoba beberapa hal ini:

23. Factory atau Hard Reset


Factory Reset bisa diartikan sebagai cara untuk mengatur segala konfigurasi smartphone ke mode pabrik, jadi akan mengembalikan berbagai pengaturan seperti pertama kali membeli smartphone.

Cara melakukannya juga cukup mudah dan tidak perlu membutuhkan akses root. Kamu bisa melakukan Factory Reset melalui menu “Setting” dan tunggu hingga proses selesai.

Sebelum melakukannya, pastikan kamu sudah membackup data-data di penyimpanan internal ke lokasi lainnya karena nantinya data-data tersebut akan terhapus secara otomatis.

Saya rasa, sampai tahap Factory reset mungkin sudah cukup bagus. Tidak perlu sampai revovery atau hard reset segala.

Kalau memang sudah parah banget lemotnya sampai tidak bisa diatasi dengan factory reset, coba saja mencoba hard reset untuk mengembalikan apa yang sebenarnya terjadi.
DAFTAR ISI

24. Custom ROM


Salah satu kustomisasi smartphone Android yang layak dicoba yaitu Custom ROM.

Dengan mencoba custom ROM pada smartphone, kamu jadi bisa menjajal ROM lain yang performanya sudah ditingkatkan. Bahkan, kamu bisa menyicipi OS Android terbaru bila developer yang sekarang sudah tidak menyediakan update OS lagi.
DAFTAR ISI

25. Install Ulang / Flash


Ini mungkin jadi cara terampuh dan terekstrim yang bisa kamu lakukan seandainya cara-cara sebelumnya belum berhasil. Melakukan flashing atau install ulang mungkin akan mengatasi segala gundahmu akibat smartphone Android yang lemot.
DAFTAR ISI

Akhirnya, kita sampai di penghujung artikel. Beberapa cara yang saya sebutkan tadi mungkin bisa membantumu untuk mengatasi smartphone yang lemot, lambat, ngelag atau ngehang.

Silahkan coba dulu tutorial di atas. Kalau belum berhasil, mungkin ada penyebab lain yang belum saya sebutkan di sini.

Intinya sih, sering-seringlah mencoba dan bereksperimen hingga kinerja smartphonemu menjadi normal bahkan lebih cepat dari sebelumnya.

Good luck!
  • sumber foto : smartwebuser.org
Open Comments