10 Penyebab Smartphone Android Lemot Padahal Aplikasi Sedikit & Solusinya

Smartphone Android lemot tentu sangat menyebalkan. Bikin puyeng dan frustasi saja, iya nggak? Tapi anehnya, smartphone Android yang lemot ini baru diinstall beberapa aplikasi saja. Jadi, tidak banyak program atau game yang ada di dalam smartphone yang digunakan.

Meskipun begitu, nyatanya smartphone masih suka kumat : LEMOT dan HANG. Nah, sebenarnya apa sih penyebabnya? Yuk kita bahas sama-sama, siapa tahu bisa menjawab segala kegundahan kita.

Nah, mungkin beberapa alasan inilah yang membuat smartphone Android kita menjadi lambat.

1. Pembaruan Aplikasi atau Sistem secara Otomatis


HP Android sudah lumrah jika tiba-tiba upgrade sistem dan aplikasi. Sewaktu ada internet, langsung deh smartphone kita pemberbarui secara otomatis.
Selain membuat paket internet cepat habis, ternyata hal ini bisa membuat memori RAM menjadi sesak dan smartphone menjadi lemot. Untuk mengantisipasi hal ini, cobalah atur konfigurasi HP Androidmu supaya tidak update otomatis.

Kalau kamu memang ingin update otomatis, pastikan HP Androidmu itu memiliki RAM dan penyimpanan yang cukup longgar supaya tidak terlalu memberatkan sistem.

2. Memperbarui OS Android Tanpa Memerhatikan Spesifikasi


Biasanya, makin tinggi sistem operasi yang digunakan, makin besar pula file sistem operasinya. Padahal, smartphone kita ini hanya memiliki kapasitas penyimpanan dan RAM yang terbatas.

Sebagai gambaran umumnya, file OS Android Gingerbread membutuhkan kapasitas sekitar 200 – 250 MB dan OS Jelly Bean di atas 450 MB. Kalau OS, KitKat, Lollipop dan seterusnya pasti kapasitasnya lebih besar. Sampai sini sudah maksud kan?

Logikanya, kalau kita upgrade OS yang lebih tinggi namun spesifikasi HP kita kurang memadai, maka wajar saja jika HP Android kita menjadi lemot. Apalagi kalau HP Androidnya itu jadul dengan RAM hanya 512MB – 1GB, wah sudah pasti lamban banget kinerjanya.

Hal ini tentu sangat berbeda jika spesifikasi smartphonenya cukup ‘aduhai’, misalnya RAM 3GB ke atas. Kalau ini mah sudah lain perkara ya, OS terbaru pun mungkin masih lancar ketika digunakan.

Perlu diketahui juga, upgrade OS Android bukan berarti ponselnya makin canggih ya. Yang ada, kinerja RAM jadi berat dan akhirnya smartphone kita jadi lemot.

Seandainya kamu ingin upgrade, sebaiknya perhatikan spesifikasi smartphone dengan baik, minimal 2GB lah. Lebih baiknya lagi, upgrade saja HP Androidnya dengan yang baru agar kinerjanya semakin ngebut.

3. Tidak Membersihkan Junk File Setelah Hapus Aplikasi


Kita tentu sering menghapus atau uninstall program-program yang dirasa kurang penting. Tapi mungkin ada suatu kejadian, kita menghapus program dengan cara yang tidak benar. Kita menghapus program dengan menghapus aplikasinya tanpa menghapus cache dan junk file lainnya.

Ini sebenarnya kurang baik dan tidak kami rekomendasikan. Pasalnya, aplikasi yang dihapus itu hanya aplikasinya saja dan cache beserta junk file lainnya masih ada di dalam smartphone. File sampah ini kemungkinan besar masih tertinggal di memori internal dan membuat smartphone menjadi  lemot.

File sampah kok disimpan? Buat apa? Hapus aja sob!

Menghapus memang menjadi solusi terbaik untuk mengatasi smartphone Android lemot. Untuk mempermudah, kamu bisa mencoba berbagai aplikasi pembersih Android terbaik seperti Clean Master agar file sampahnya cepat terhapus.

4. Hasil Download Berantakan Merupakan Penyebab HP Android Lemot


Sewaktu mengunduh file atau aplikasi, terkadang data-data yang tersimpan di dalam memori internal berdiam diri dalam kurun waktu yang lama. Entah itu foto, video, music, dokumen, semuanya menyatu begitu saja dalam satu lokasi tanpa dimanage terlebih dahulu. Meski terlihat sepele, namun bisa jadi ini yang membuat smartphone menjadi lelet.

Cara mengatasinya bisa dengan menaruh file-file tadi di tempat yang benar atau menghapus file yang tidak digunakan lagi. Semakin longgar space yang ada di smartphone, semakin lancar pula kinerja smartphonenya.

5. Banyak File yang Masuk Lewat Aplikasi


Menggunakan smartphone tentu erat hubungannya dengan aktivitas internet, chatting dan sosial media. Dengan adanya kemajuan seperti ini, kita sangatlah dimudahkan untuk berkomunikasi dengan teman-teman, rekan kerja atau client kita. Aplikasi yang digunakan tentu sangat sering menerima berbagai file media seperti musik, foto dan video untuk keperluan penting dan sekadar iseng saja.

Namun, keberadaan aplikasi chatting seperti WhatsApp inilah yang mungkin membuat smartphone menjadi lamban. Kalau kita belum mengatur konfigurasinya, maka file-file yang dikirim dari orang lain akan tersimpan secara otomatis di smartphone kita.

Cara mengatasi hal ini sebenarnya cukup mudah, kita hanya perlu mengatur konfigurasi di akun masing-masing agar foto, video, musik dan dokumen tidak tersimpan secara otomatis.

Catatan: Bukan hanya WhatsApp saja, semua aplikasi yang menyimpan data otomatis sebaiknya diatur juga ya.

6. Menginstal Aplikasi yang Terlalu Besar dan Tidak Penting


Aplikasi sedikit tapi smartphone lemot mungkin dikarenakan file size aplikasi tersebut cukup besar. Jadi, sewaktu aplikasi tersebut dijalankan membuat smartphone agak lemot. Apalagi jika aplikasi tersebut tidak penting-penting amat, lebih baik dihapus saja.

Dalam hal ini, pengguna smartphone RAM 2GB ke bawah benar-benar harus cerdik mengelola aplikasi apa saja yang akan diinstall.

Ketidakmampuan smartphone karena beban kerja yang berat akan membuat smartphone Android suka ngelag secara tiba-tiba. Kamu nggak mau seperti itu kan?

Memang, perlu kehati-hatian dalam installasi aplikasi terlebih untuk aplikasi yang mencurigakan dan bukan berasal dari playstore. Mungkin saja ada malware atau semacamnya yang membuat smartphone kita semakin lemot.

Kalau ada aplikasi yang mencurigakan atau sudah tidak terpakai lagi, sebaiknya uninstall saja. Minimal bisa untuk memberi nafas kepada smartphone agar aplikasi yang berjalan bisa lebih sedikit.

7. Aplikasi di Belakang Layar


StartUp atau aplikasi yang berjalan di belakang layar biasanya menjadi penyebab utama HP Android menjadi berat dan lemot. Kalau StartUp yang berjalan sangat banyak, maka bisa saja akan mengganggu kinerja RAM dan CPU sehingga lama-lama smartphone menjadi ngelag.

Saya rasa, kalau RAM Androidnya 3GB mungkin masih aman-aman saja. Intinya sih, kita harus tahu program apa saja yang berjalan di belakang layar smartphone.

8. Menggunakan Aplikasi Pembersih Baterai


Nyatanya, banyak aplikasi pembersih baterai yang malah membuat kinerja smartphone semakin lemot karena biasanya adanya iklan pada aplikasi tersebut entah itu berupa gambar atau video. Jadi, lebih baik jangan install aplikasi semacam ini dan kalau sudah terlanjur uninstall saja hingga ke akar-akarnya.

9. Spesifikasi Rendah


Sudah berkali-kali sebenarnya saya singgung mengenai spesifikasi smartphone. Namun biar lebih jelasnya, spesifikasi smartphone itu bukan hanya RAM dan memori internal saja. Bisa saja prosesor, GPU dan jeroan lainnya ikut memengaruhi kinerja smartphone menjadi lambat.

Coba periksa dan perkirakan spesifikasi smartphone Androidmu itu seperti apa. Kalau terbukti spesifikasinya minim, wajar jika smartphonenya suka lemot. Apalagi kalau digunakan untuk aplikasi dan game modern saat ini yang mungkin membutuhkan spesifikasi tertentu, smartphone spek rendah mungkin akan langsung ngelag dan akhirnya hang.

10. HP Android Sudah Tua


Yang terakhir ini memang sangat subjektif ya, saya juga belum begitu yakin mengenai hal ini. Tapi bisa jadi, HP Android yang tua juga akan membuat lemot. Untuk itu, sebaiknya mengganti HP Android yang lain saja apabila sudah punya dana.

Mungkin itu saja beberapa penyebab “smartphone Android lemot padahal aplikasi sedikit” yang bisa saya sampaikan. Meski ada beberapa hal yang cukup subjektif menurut saya pribadi, namun sekiranya beberapa ulasan tadi bisa membantu teman-teman untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah pada smartphonenya.


So, selamat mencoba ya!
Open Comments