Cara Flash HP Android Semua Merk dan Penyebabnya

Baca juga:

Flash HP Android merupakan aktivitas untuk install ulang sistem operasi Android. Dengan melakukan flashing Android, kita bisa mengatasi berbagai gangguan yang ada pada smartphone. Sistem operasi Android diinstall ulang menjadi lebih tertata sebagaimana mestinya.

Cara ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk memperbaiki error, bug atau crash yang terjadi pada sistem. Biasanya, tindakan ini akan mengakibatkan data-data yang ada di internal storage terhapus.

Cara Flash HP Android Semua Merk

Untuk itu, sebaiknya cadangkan terlebih dahulu semua data yang ada pada internal storage ke SD Card atau komputer. Jangan sampai data-data hilang begitu saja karena kelalaianmu tidak melakukan backup.

Penyebab HP Android Harus di-Flashing


Flashing Android bisa dilakukan saat HP Android sedang normal ataupun saat HP Android mengalami masalah.

Kalau HP Android normal, mungkin tindakan flashing bisa membuat kinerjanya semakin cepat. Sedangkan jika HP Android sedang error, tindakan flashing ini mungkin bisa memperbaiki masalah hingga seperti semula.

Biasanya, ini beberapa masalah yang menyebabkan HP Android harus diflashing:
  • Lupa pola kunci layar.
  • Ada error / masalah pada sistem yang membuat force close pada aplikasi
  • Android bootlop atau tidak bisa masuk ke dalam menu layar Android (stuck di logo saja).
  • Android hang atau terkena malware
  • Dan faktor lainnya yang membuat smartphone mengalami gangguan.
Sebenarnya, beberapa gangguan di atas dapat diperbaiki tanpa flash HP kecuali kondisi bootloop. Meski begitu, tindakan flashing bisa menjadi salah satu yang paling tepat untuk dilakukan bila cara-cara sederhana tidak berhasil.

Jika dengan cara sederhana saja sudah berhasil maka kita tidak perlu repot-repot untuk flashing HP Android.

Panduan flash Android selengkapnya bisa disimak seperti berikut:

Mengatasi HP Android Poin 2 (Force Close)


Untuk masalah poin 1 (lupa kunci), cara mengatasinya mungkin agak ribet. Paling cepat tentu dengan flash HP Androidnya.

Sedangkan untuk poin 2 (force close aplikasi) sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus flash Android. Hanya dengan melakukan factory reset, kita sudah bisa mengatasi permasalahan ini. Jika sudah direset, tugas kita hanya install aplikasinya dan gunakan seperti semula.

Bagaimana Cara Reset Androidnya?


Gampang sebenarnya. Silakan ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Masuk ke menu “Setelan / Pengaturan / Settings” lalu scroll ke bawah.
  2. Ketuk menu “Backup dan Reset” lalu centang yang diperlukan.
  3. Pilih saja “Factory data reset”.
  4. Tunggu proses reset selesai, biasanya akan berjalan hingga kurang lebih 10 menit. Setelah itu tunggu hingga Android restart otomatis. Kalau tidak restart otomatis, coba restart saja sendiri.
  5. Selanjutnya, akan muncul menu pilih bahasa. Pilih saja sesuai keinginanmu.
  6. HP Android milikmu siap digunakan kembali.
Kalau masih belum bisa, maka harus hard reset melalui menu recovery. Coba matikan HP Androidmu, lalu tekan tombol volume atas dan tombol power secara bersamaan (tiap HP punya kode unik sendiri untuk masuk menu revocery, silakan sesuaikan saja).

Kalau sudah masuk menu recovery, pilih wipe partition dan  reboot system.

Setelah proses reset sukses, selanjutnya smartphone akan restart dengan sendirinya lalu muncul menu pilih bahasa.
CATATAN
Kamu harus benar-benar membackup data terlebih dahulu sebelum melakukan reset HP Android. Jangan sampai data-data penting masih di simpan di smartphone karena bisa saja terhapus tanpa disadari.

Cara Mengatasi Masalah Android pada Point 3 (Bootloop)


Kondisi HP Android yang bootloop memang cukup meresahkan. HP Android hanya muncul logo saja dan tidak bisa masuk / booting ke halaman utama sistem Android.

Kenapa bisa bootloop? Tentu penyebabnya bermacam-macam. Entah itu karena update software otomatis, salah pasang / error tweak, salah custom ROM, dan penyebab lainnya.
CATATAN
Sebelum flashing Android, kamu juga harus mengetahui lebih dahulu permasalahan yang dihadapi.

Cara Flash HP Android


Cara flash HP Android sebenarnya gampang-gampang susah. Diperlukan sedikit ketelitian dan kesabaran sehingga tindakan flashing bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk memulai flash Android, silakan siapkan beberapa hal berikut ini:
  • Stock ROM atau Firmware
Yang harus pertama kali dipersiapkan yaitu firmwarenya. Coba cari firmware yang benar-benar sesuai dengan tipe / model smartphone Android milikmu.

Masing-masing vendor bisanya akan membagikan firmware di situs resminya. Kalau ternyata tidak ada firmwarenya, silakan cari saja di situs non resmi. Pasti ada saja yang membagikan secara sukarela.

Untuk 1 tipe smartphone, biasanya vendor akan menerbitkan firmware yang berbeda-beda. Misal untuk Xiaomi Redmi 5A, itu beda firmwarenya tergantung versi keluarannya.

Jadi, bisa saja 1 tipe smartphone tadi punya 3 firmware dengan kode yang berbeda-beda.

Bagaimana cara melihat detail spesifikasi ini?

Coba masuk ke Setelan > Tentang Ponsel. Lebih lengkapnya bisa cek dibagian bawah baterai, tepatnya di dekat pemasangan kartu SIM dan nomor IMEI.

Jangan sampai salah mengidentifikasi model / versi / tipe smartphone yang kamu miliki. Kalau sudah tahu, segeralah cari dan download firmwarenya di internet.
  • Driver Smartphone
    Silakan cari driver sesuai dengan model / tipe smartphone milikmu. Ini wajib kamu lakukan supaya perangkat lebih mudah dikenali oleh komputer yang akan digunakan untuk flashing.
    • Software flashing
    Flash HP Android tentu akan lebih praktis jika menggunakan bantuan software. Untuk itu, silakan pilih beberapa software flashing terbaik seperti Odin, SP Flash Tools dan Research Download.

    Software flashing ini umumnya disesuaikan dengan chipset dan karakteristik hardware masing-masing vendor.

    Untuk flashing HP Android China biasanya menggunakan software Research Download dan SP Flash Tools sedangkan HP Android seperti Samsung umumnya menggunakan Odin.

    Ada beberapa cara untuk flash Android, bisa melalui PC dan tanpa PC. Mari kita bahas satu per satu...

    A. Cara Flash Android dengan PC


    Tindakan flashing yang paling ampuh biasanya mengharuskan kita untuk menggunakan PC / Laptop. Karena pada dasarnya, problematika yang ada pada sistem tidak bisa diperbaiki dengan sempurna bila tanpa PC.

    Kamu memang bisa flash Android tanpa PC, tapi hasilnya kurang maksimal. Untuk itu, kami benar-benar merekomendasikanmu supaya melakukan flash Android menggunakan PC/Laptop.

    1. Cara Flash Menggunakan Odin (Untuk Flash Samsung Original)


    Di poin ini, kita akan flash Android Samsung. Sebelumnya, kita harus memiliki driver firmware dan software Odin terlebih dahulu.

    Baik itu Samsung Galaxy V, Galaxy J, Galaxy S Series maupun varian lainnya kami rasa bisa menggunakan Odin untuk flashing Android.

    Silakan ekstrak semua file yang sudah didownload dan install drivernya. Selanjutnya, non-aktifkan smartphone lalu lepas baterainya (jika removable) minimal 10 detik,

    Tekan tombol volume bawah + home + power secara bersamaan hingga keluar “Warning!!” (berbeda-beda peringatannya tergantung vendor smartphone).

    Jalankan Odin kemudian sambungkan smartphone Samsung ke PC menggunakan kabel data USB.

    Nah, di bawah ID:COM menandakan smartphone sudah terkoneksi. Coba centrang “Auto reboot end Erase All” kemudian kembali klik tombol AP dan masukkan firmware yang terekstrak.

    Berikutnya, klik tombol start dan tunggu proses flash hingga selesai. Kalau flash sudah berhasil, biasanya akan muncul keterangan “PASS!”.

    Asal firmware yang digunakan sesuai dengan tipe / versi HP Androidmu, kami yakin tutorial ini berhasil.

    2. Flash Android dengan SP FlashTool untuk Android Berchipset MTK


    Software SP Flash Tool memang biasa digunakan untuk Android yang chipsetnya berjenis MTK. Namun, ada juga beberapa merk smartphone yang bisa menggunakan software ini untuk tindakan flashing.

    Untuk menggunakan flashtool juga cukup mudah, mirip dengan penggunaan Odin. Kita hanya memerlukan beberapa bahan seperti firmware dan driver Androidnya. Setelah itu, tinggal jalankan saja programnya.

    3. Flash HP Android dengan Research Download untuk HP China Berchipset SPD


    Menggunakan Research Download juga mudah. Cukup download dan install aplikasinya, masukkan firmware, hubungkan HP ke PC lalu jalankan aplikasinya.

    Memang, ketiga software flash Android tadi merupakan yang paling sering digunakan untuk saat ini. Ke depannya, mungkin akan kami tambahkan lagi beberapa rekomendasi software flash Androidnya.

    B. Cara Flash Android Tanpa PC


    Kalau ingin flash tanpa PC, kamu tidak perlu download driver atau software flashingnya. Hanya butuh firmware / stock ROM saja, asalkan HP Androidnya sudah menggunakan CWM Recovery yang dipasang sendiri.

    Masing-masing HP Android tentu mempunyai custom recovery, namun yang kami maksud kali ini yang benar-benar dipasang secara manual atau sering disebut “Custom Recovery”.

    Perbedaannya, CWM Recovery yang dipasang sendiri memiliki menu dan fitur yang jauh lebih komplit dibanding CWM Recovery default yang hanya menyajikan reset data saja dan tidak ada menu flash ROM-nya.

    Cara Flash Melalui CWM Recovery


    Ini caranya:
    1. Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu firmwarenya sudah tersimpan di SD Card.
    2. Kemudian, masuk ke menu CWM Recovery.
    3. Tekan tombol volume atas dan tombol power secara bersamaan atau bisa juga dengan kombinasi :
      • Volume atas + Home + Power
      • Volume atas + Power
      • Volume bawah + Power
    4. (cara masuk CWM Recovery berbeda-beda tergantung vendor smartphone).
    5. Sesudah masuk CWM, silakan gulir ke bawah / ke atas dengan menggunakan tombol volume. Silakan pilih :
      • Wipe factory / data reset.
      • Wipe cache pastition
      • Wipe dalvik cache (jika ada)
    6. Kemudian pilih menu Instal ZIP from SD Card dan tentukan firmware yang sudah tersimpan dalam SD Card
    7. Tunggu proses flash HP Android hingga selesai.
    8. Reboot sistem secara manual seandainya HP Android milikmu tidak mau reboot otomatis.
    INFO :
    Proses flashing biasanya akan memakan waktu kurang lebih 10 menit dan terkadang ada beberapa merk smartphone yang tidak support flashing melalui CWM Recovery.

    Sehabis proses flashing rampung, umumnya akan muncul opsi pilih bahasa namun munculnya cukup lama. Di sini, kamu harus bersabar hingga opsi tersebut muncul secara keseluruhan.
    Berikut beberapa rekomendasi tempat untuk download firmware android :

    Penyebab Flash HP Android GAGAL dan Kerusakannya


    Banyak HP Android yang gagal flashing entah itu disebabkan faktor eksternal maupun internal. Berikut ini beberapa penyebabnya:

    1. Salah Pilih Firmware


    Saat ingin flash Android, kita harus benar-benar memastikan firmwarenya sesuai dengan model / tipe / versi HP Android kita. Jangan sepelakan hal ini!

    Karena jika kita salah memilih firmware, proses flashing tentu tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan pada beberapa kasus kegagalan semacam ini bisa menyebabkan LCD rusak atau HP mati total.

    2. Kerusakan Pada Hardware


    Selain karena pemilihan firmware yang salah, mungkin ada kerusakan pada hardwarenya sehingga proses flash Android gagal.

    Bagian yang menjadi masalah mungkin pada eMMC-nya. Silakan teman-teman bisa menggantinya dengan yang baru, harganya tentu berbeda-beda tergantung merk dan model smartphonenya.

    Kalau smartphone malah bootloop atau stuck di logo, silakan flash ulang saja. Jika sudah dicoba dan masih gagal juga, berarti kemungkinan terbesar memang ada kerusakan pada hardwarenya.

    Jalan terakhir tentu dengan memboyongnya ke tukang reparasi smartphone terdekat di kotamu.

    Penutup...


    Tindakan flash HP Android memang dibutuhkan sewaktu ada permasalahan baik itu disengaja maupun tidak. Dengan flashing, kita bisa memperbaiki HP Android yang bootloop (stuck di logo) atau permasalahan yang lainnya.

    Untuk flash Android tanpa PC/Laptop, biasanya kurang maksimal hasilnya. Belum lagi menu CWM Recovery tidak selalu support pada setiap Android karena ada juga firmware atau stock ROM yang harus diflash menggunakan software flashing.

    Proses flashing juga harus sesuai antara firmware dan tipe HP Androidnya, karena kalau tidak sesuai maka flash Android GAGAL.

    Hati-hati juga mengenai data-datamu, karena flashing Android bisa menyebabkan data-data yang tersimpan pada internal storage terhapus.
    Author Profile

    About Fauzan Al Faris

    Pria perjaka kelahiran 1999. Blasteran Jawa Sunda. Suka nulis dan internetan!

    0 Responses

    Posting Komentar

    Yakin gak mau komentar?